Pada Sabtu (18/11) di Gedung D6 lantai 3 Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang telah diadakan pembekalan dan uji bakat untuk 14 besar finalis duta kimia tahun 2017. Pembekalan yang diberikan bertujuan untuk melatih dan memberi bekal bagi calon-calon duta kimia yang terpilih nantinya agar bisa menjadi icon jurusan kimia, untuk memperkenalkan jurusan kimia di luar jurusan kimia bahkan di luar Universitas Negeri Semarang. Dalam kegiatan pembekalan tersebut diberikan materi mengenai Public Speaking, Problem Solving, dan Catwalk. Selain itu, juga diadakan sharing duta kimia. Dalam sharing duta kimia tersebut, yang dapat hadir hanya duta kimia tahun 2015 yaitu Kak Taufik (2014) dan Kak Vian (2015). Diharapkan dalam kegiatan sharing duta kimia ini, finalis duta kimia mempunyai gambaran bagaimana setelah mereka terpilih menjadi duta kimia, para finalis juga mendapat motivasi juga trik and tips untuk menghadapi babak final yang diadakan saat closing Gebyar Bulan Kimia 2017.

Pembekalan duta kimia ini menghadirkan beberapa pemateri, diantaranya Pak Diamond ( Dosen Fakultas Bahasa dan Seni), Kak Pramita Lulu ( Juara 2 Mbak Jawa Tengah 2017) dan Kak Avin. Selain pembekalan, juga diadakan uji bakat dari finalis duta kimia tersebut. Juri yang menilai bakat dari para finalis adalah Kak Yunita dan Kak Rara. Para finalis menunjukan bakat mereka yang beragam. Acara pembekalan dan uji bakat tersebut dimulai dari pukul 08.00 sampai pukul 16.00.

Kegiatan dari para finalis duta kimia tidak berakhir di pembekalan dan uji bakat saja, tetapi esoknya pada hari Minggu (19/11) akan dilanjutkan dengan tes wawancara yang diadakan di gedung D4 lantai 2 Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas NegeriĀ  Semarang sekitar pukul 08.30. Pada Minggu (19/11) di Gedung D4 lantai 2 Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang diadakan tes wawancara sebagai lanjutan dari seleksi pemilihan duta kimia tahun 2017. Tes wawancara ini mencakup 3 aspek diantaranya bahasa inggris, problem solving dan kedutaan.

Para finalis juga dinilai oleh juri-juri yang professional di bidangnya seperti Pak Sandy Arief sebagai juri dibidang wawancara bahasa inggris, Kak Arie Pramudiya sebagai juri dibidang wawancara problem solving dan Kak Mirabela sebagai juri dibidang wawancara kedutaan. Setiap finalis diberi waktu selama 10 menit di setiap posnya. Melalui tes wawancara ini diharapkan dari para finalis dapat mengaplikasikan ilmu yang didapatkan dari pembekalan sebelumnya. Hal tersebut dibuktikan dengan aspek yang digunakan dalam tes wawancara hampir sama dengan materi yang diberikan saat pembekalan. Setelah adanya tes wawancara tersebut, dari 14 besar duta kimia akan diambil 6 besar duta kimia yang nantinya akan memperebutkan gelar sebagai duta kimia tahun 2017 di closing Gebyar Bulan Kimia 2017. Para finalis duta kimia juga masih harus melalui dan mengikuti serangkaian acara dan kegiatan sebelum acara puncak pemilihan duta kimia 2017 tersebut.